Samsung saat ini merupakan produsen ponsel pintar paling populer di Asia dan dunia. Namun, lahir banyak sekali pesaing yang mencoba untuk merebut tahta Samsung dan Apple. Terjadi persaingan yang sangat kuat, di Asia terutama, tempat sejumlah produsen ponsel baru berjuang di pasar lokal masing-masing, berharap dapat menarik pelanggan dengan perangkat yang bagus, tapi dengan harga yang terjangkau.
Inilah 16 "mitra" baru Samsung dan Apple di Asia. Mereka semua tertarik untuk mencuri penjualan dari produsen yang lebih mapan. Mengutip sebuah lagu milik Bob Marley: If you are a big tree, we are a small axe, sharp and ready, ready to cut you down. (Jika kamu sebuah pohon besar, kami adalah kapak kecil, yang tajam dan siap, siap merubuhkanmu.)
China
1. Xiaomi
Xiaomi mungkin sukses menjadi produsen ponsel yang paling terkenal di Asia, apalagi mereka telah mengalahkan penjualan Apple di China. Xiaomi menargetkan menjual 60 juta buah smartphone tahun ini. Terlebih lagi sejak perekrutan mantan wakil presiden Google Android Hugo Barra tahun lalu yang mengejutkan dunia dan menjadi tanda bahwa Xiaomi siap memasuki pasar baru.
Apa sih rahasia Xiaomi? Tentu,banyak yang kita sudah tahu bahwa Xiaomi menjual handphonenya dijual dengan hanya setengah harga dari smartphone andalan Samsung dan HTC, namun kekuatan dan kemampuan skin Androidnya (yang bernama MIUI) membuatnya seperti produk dengan kualitas terbaik. Xiaomi berusaha untuk mempertahankan biayanya yang rendah dengan menjual 70 persen smartphone-nya secara online, sisanya lewat mitra perusahaan telekomunikasi. Xiaomi tidak menjalankan bisnis retail yang dapat menghabiskan uang. Perangkat perusahaan ini juga dijual di Hong Kong, Taiwan, Singapura, Malaysia, India, dan Indonesia. Di negeri ini, pada penjualan perdananya, 5.000 unit Redmi 1S terjual hanya dalam waktu 7 menit!
Menurut founder Xiaomi, Xiaomi terinspirasi oleh Amazon. Tapi variasi produk Xiaomi yang minim membuat media membandingkan Xiaomi dengan Apple. Seperti Apple, Xiaomi punya kotak untuk media streaming dan belakangan ini mengadaptasi software tersebut untuk smart TV milik Xiaomi sendiri yang bernama MiTV.
- Smartphone flagship: Xiaomi Mi 4 mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran 5 inci, prosesor Snapdragon 801 2,5GHz; kamera belakang berkualitas 13MP dan 8MP untuk kamera depan; Android 4.4; dijual seharga USD 325 atau sekitar Rp 3,89 juta (16GB) dan USD 405 atau sekitar Rp 4,8 juta (64GB). Baca review Mi 4 kami.
2. Coolpad
Coolpad adalah pesaing baru lainnya yang juga mengalahkan penjualan Apple di China. Menurut Gartner, Coolpad merupakan merek ponsel dengan penjualan terbesar ketiga di China, diprediksi berkat variasi produk Coolpad yang banyak dan murah. Coolpad tidak akan memenangkan penghargaan desain dan tidak akan mengejutkan Anda, tapi hanya 13 persen orang China yang mau membeli smartphone dengan harga di atas Rp 3,7 juta (dan secara psikologis harga yang tinggi mempengaruhi niat membeli) sehingga pasar menengah ke bawah sangat luas.
Coolpad telah dipercaya sebagai produsen perangkat resmi untuk banyak perusahaan telekomunikasi besar di seluruh dunia (memproduksi perangkat resmi seperti MetroPCS Quatrro 4G phone untuk T-Mobile di Amerika), dan sampai sekarang masih melanjutkan model bisnis tersebut. Tapi Coolpad ingin membangun mereknya sendiri ke luar negeri, dan menargetkan Asia Tenggara sebagai langkah awalnya.
- Smartphone flagship: Coolpad Halo mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran 7 inci, prosesor Socta-core MediaTek MT6592 1,7GHz; RAM 2GB; kamera belakang berkualitas 13MP dan 5MP untuk kamera depan; Android 4.2; dijual seharga USD 320 atau sekitar Rp 3,83 juta (model 8GB).
3. OPPO
OPPO merupakan produsen handphone China selain Xiaomi dan Coolpad yang ingin menjadi besar di luar negeri dan di negaranya sendiri. Tapi, walaupun telah menghabiskan banyak biaya untuk iklan dengan tokoh Hollywood-nya, OPPO bahkan masih berjuang mendapatkan ‘pengakuan’ di negara asalnya, Tiongkok. Perusahaan ini ingin masuk ke pasar global dengan smartphone OPPO N1 (gambar atas) dan Find 7.
Share to
Facebook Google+ Twitter Digg