Senin, 11 Mei 2015

16 Jagoan Produsen Handphone Tiongkok Siap Membalap Samsung & Apple (1)

Samsung saat ini merupakan produsen ponsel pintar paling populer di Asia dan dunia. Namun, lahir banyak sekali pesaing yang mencoba untuk merebut tahta Samsung dan Apple. Terjadi persaingan yang sangat kuat, di Asia terutama, tempat sejumlah produsen ponsel baru berjuang di pasar lokal masing-masing, berharap dapat menarik pelanggan dengan perangkat yang bagus, tapi dengan harga yang terjangkau.
Inilah 16 "mitra" baru Samsung dan Apple di Asia. Mereka semua tertarik untuk mencuri penjualan dari produsen yang lebih mapan. Mengutip sebuah lagu milik Bob Marley: If you are a big tree, we are a small axe, sharp and ready, ready to cut you down. (Jika kamu sebuah pohon besar, kami adalah kapak kecil, yang tajam dan siap, siap merubuhkanmu.)

China

1. Xiaomi

13-new-Asian-smartphone-brands-01
Xiaomi mungkin sukses menjadi produsen ponsel yang paling terkenal di Asia, apalagi mereka telah mengalahkan penjualan Apple di China. Xiaomi menargetkan menjual 60 juta buah smartphone tahun ini. Terlebih lagi sejak perekrutan mantan wakil presiden Google Android Hugo Barra tahun lalu yang mengejutkan dunia dan menjadi tanda bahwa Xiaomi siap memasuki pasar baru.
Apa sih rahasia Xiaomi? Tentu,banyak yang kita sudah tahu bahwa Xiaomi menjual handphonenya dijual dengan hanya setengah harga dari smartphone andalan Samsung dan HTC, namun kekuatan dan kemampuan skin Androidnya (yang bernama MIUI) membuatnya seperti produk dengan kualitas terbaik. Xiaomi berusaha untuk mempertahankan biayanya yang rendah dengan menjual 70 persen smartphone-nya secara online, sisanya lewat mitra perusahaan telekomunikasi. Xiaomi tidak menjalankan bisnis retail yang dapat menghabiskan uang. Perangkat perusahaan ini juga dijual di Hong Kong, Taiwan, Singapura, Malaysia, India, dan Indonesia. Di negeri ini, pada penjualan perdananya, 5.000 unit Redmi 1S terjual hanya dalam waktu 7 menit!
Menurut founder Xiaomi, Xiaomi terinspirasi oleh Amazon. Tapi variasi produk Xiaomi yang minim membuat media membandingkan Xiaomi dengan Apple. Seperti Apple, Xiaomi punya kotak untuk media streaming dan belakangan ini mengadaptasi software tersebut untuk smart TV milik Xiaomi sendiri yang bernama MiTV.
  • Smartphone flagshipXiaomi Mi 4 mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran 5 inci, prosesor Snapdragon 801 2,5GHz; kamera belakang berkualitas 13MP dan 8MP untuk kamera depan; Android 4.4; dijual seharga USD 325 atau sekitar Rp 3,89 juta (16GB) dan USD 405 atau sekitar Rp 4,8 juta (64GB). Baca review Mi 4 kami.
Baca juga: 5 Fakta menarik tentang Xiaomi

2. Coolpad

13-new-Asian-smartphone-brands-01
Coolpad adalah pesaing baru lainnya yang juga mengalahkan penjualan Apple di China. Menurut Gartner, Coolpad merupakan merek ponsel dengan penjualan terbesar ketiga di China, diprediksi berkat variasi produk Coolpad yang banyak dan murah. Coolpad tidak akan memenangkan penghargaan desain dan tidak akan mengejutkan Anda, tapi hanya 13 persen orang China yang mau membeli smartphone dengan harga di atas Rp 3,7 juta (dan secara psikologis harga yang tinggi mempengaruhi niat membeli) sehingga pasar menengah ke bawah sangat luas.
Coolpad telah dipercaya sebagai produsen perangkat resmi untuk banyak perusahaan telekomunikasi besar di seluruh dunia (memproduksi perangkat resmi seperti MetroPCS Quatrro 4G phone untuk T-Mobile di Amerika), dan sampai sekarang masih melanjutkan model bisnis tersebut. Tapi Coolpad ingin membangun mereknya sendiri ke luar negeri, dan menargetkan Asia Tenggara sebagai langkah awalnya.
  • Smartphone flagshipCoolpad Halo mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran 7 inci, prosesor Socta-core MediaTek MT6592 1,7GHz; RAM 2GB; kamera belakang berkualitas 13MP dan 5MP untuk kamera depan; Android 4.2; dijual seharga USD 320 atau sekitar Rp 3,83 juta (model 8GB).

3. OPPO

13-new-Asian-smartphone-brands-01
OPPO merupakan produsen handphone China selain Xiaomi dan Coolpad yang ingin menjadi besar di luar negeri dan di negaranya sendiri. Tapi, walaupun telah menghabiskan banyak biaya untuk iklan dengan tokoh Hollywood-nya, OPPO bahkan masih berjuang mendapatkan ‘pengakuan’ di negara asalnya, Tiongkok. Perusahaan ini ingin masuk ke pasar global dengan smartphone OPPO N1 (gambar atas) dan Find 7.






Di Indonesia, Thailand, Filipina, dan India – pasar mobile baru yang berkembang dengan pesat, adalah target pasar OPPO.

  • Smartphone flagshipOPPO Find 7 mempunyai layar quad-HD beresolusi 2560x1440p dengan ukuran 5,5 inci, prosesor quad-core Snapdragon 2,5 GHz; kamera belakang 13MP (dengan trik software, kamera ini bisa menghasilkan gambar dengan kualitas 50MP) dan kamera depan 5MP; Android 4.4; dijual seharga USD 499 atau sekitar Rp 5,9 juta.
Baca juga: Oppo jadikan Indonesia pasa kedua terbesar; miliki 2.000 karyawan

4. OnePlus

OnePlus
OnePlus, produsen handphone revolusioner terbaru asal China, mulai memasuki ranah ini pada Mei 2014. Terinspirasi oleh Xiaomi, OnePlus hanya menjual secara online, dan memiliki hardware kuat dengan harga yang terjangkau. Tidak seperti Xiaomi, OnePlus dijual secara global sejak hari pertama.
Tentu, OnePlus mendapatkan ketertarikan yang lebih baik di luar China daripada di negaranya sendiri, berkat penggunaan OS CyanogenMod, konfigurasi Android yang sangat mirip dengan Android pure. Perangkat ini juga akan mendapatkan update Android yang sangat tepat waktu – mungkin lebih cepat daripada merek lain di daftar ini.
  • Smartphone flagshipOnePlus One mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran 5 inci, prosesor Snapdragon 801 2,5GHz; kamera belakang berkualitas 13MP dan 5MP untuk kamera depan; Android 4.4; dijual seharga USD 299 atau sekitar Rp 3,5 juta (model 16GB) dan USD 349 atau sekitar Rp 4,18 juta (model 64GB). Baca review OnePlus One kami.

India

5. Micromax

13-new-Asian-smartphone-brands-04
Dari seluruh daftar produsen smartphone yang kami buat, Micromax adalah yang paling ingin mengalahkan Samsung. 44 juta smartphone baru dikirimkan di India pada tahun 2013 – 38 persen di antaranya dari Samsung, dan 16 persen dari Micromax. Seperti kebanyakan merek-merek Asia (meskipun bukan dari China), Micromax juga membuat tablet dan feature phone.
Tahun lalu, Micromax berekspansi ke luar negeri dengan meluncurkan produknya di Rusia dan Rumania, dua pasar berkembang yang menginginkan smartphone yang lebih terjangkau.
  • Smartphone flagshipMicromax Canvas Nitro A310 mempunyai layar HD berkualitas 720p dengan ukuran 5 inci; prosesor octa-core MediaTek MT6592 1,7GHz; RAM 2GB; kamera belakang 13MP dan 5MP untuk kamera depan; Android 4.4; dijual seharga USD 215 atau sekitar Rp 2,57 juta (model 8GB).
Baca juga: Dengan smartphone Micromax ini, Anda bisa dibayar untuk menonton iklan

6. Karbonn

13-new-Asian-smartphone-brands-05
Karbonn mengirimkan 10 persen total smartphone yang dikirimkan di India pada tahun 2013. Karbonn sedikit lebih kecil dibanding Micromax, tapi keduanya sama-sama tumbuh dengan kuat.
  • Smartphone flagshipKarbonn Titanium Octane Plus mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran 5 inci; prosesor octa-core MediaTek 1,7GHz; kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP; Android 4.4; dijual seharga USD 240 atau sekitar Rp 2,87 juta.

7. Xolo

13-new-Asian-smartphone-brands-06
Meski lebih kecil daripada dua pesaing senegaranya, Xolo juga tertarik untuk menguasai sebagian pasar smartphone kelas menengah ke bawah. Xolo tampaknya merupakan merek handphone India pertama yang menjual handphone 4G di negara tersebut.
  • Smartphone flagshipXolo 8X-1000 mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran 5 inci; prosesor octa-core MediaTek MT6592T 2GHz; kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP; Android 4.4; dijual seharga USD 330 atau sekitar Rp 3,95 juta.

Indonesia

8. Smartfren

13-new-Asian-smartphone-brands-07
Smartfren merupakan perusahaan penjual smartphone paling berbeda diantara yang lainnya di daftar ini, karena juga merupakan perusahaan telekomunikasi mobile. Smartfren memiliki 12,5 juta pelanggan, dan mendorong pelanggan Indonesia untuk beralih ke Android dengan harga smartphonenya yang bersaing.
Baca juga: Inilah harga dan perbedaan Smartfren Andromax C2, G2, i3, dan i3s dibandingkan pendahulunya
Menurut pengalaman kami, komponen yang murah pada Smartfren bisa menyebabkanlaggy dan user experience yang di bawah rata-rata, namun harga beberapa smartphone merek ini memang murah yakni di bawah USD 200 atau di bawah Rp 2 jutaan. Meskipun demikian, smartphone termurah Xiaomi Redmi 1S dengan harga Rp 1,5 juta memiliki spesifikasi yang jauh lebih kuat dan tidak merasa laggy, sehingga Smartfren (dan banyak merek lain di daftar ini) harus meningkatkan kualitas smartphone mereka jika ingin bersaing di ranah smartphone harga di bawah Rp 2 jutaan.
  • Smartphone flagshipSmartfren Andromax Z mempunyai layar dengan resolusi HD 720p dengan ukuran 5,5 inci; prosesor quad-core MediaTek 1,5GHz; RAM 1GB; kamera belakang 8MP dan 2MP untuk kamera depan; Android 4.2; dijual seharga Rp 2,93 juta.
    himax
Baca juga: Smartfren Andromax U3 dan Andromax V2 tidak jauh berbeda dari kakaknya – review

Share to

Facebook Google+ Twitter Digg